ISLAMIC FINANCE : Keuangan Islam dalam Perekonomian Global

islamic-finance-198x300Penulis : Ibrahim Warde

Keuangan islam tidak lagi dapat dianggap sebagai mode yang cukup kuno ataupun sekadar sebagai epifenomena Revivalisme Islam. Saat ini, institusi keuangan islam telah beroperasi di lebih 70 negara. Dengan asset yang meningkat lebih dari 40 kali lipat sejak 1982 dan capaian melebihi $200milyar. Bahkan, pada 1996 dan 1997 mereka mengalami pertumbuhan dengan rata-rat per tahun masing-masing mencapai 24% dan 26%.

Hal ini tentu mengejutkan dan paradox dengan pernyataan yang menyatakan bahawa islam tidak kompetitif dengan “Tatanan Dunia Baru” atau banyak pandangan lain yang terlalu menggenealisasi. Misalnya, yang menggambarkannya sebagai sebuah dunia tanpa inflasi, tanpa pengangguran, tanpa ekploitasi dan tidak ada kemiskinan atau menganggap institusi keuangan islam tidak berbeda dengan institusi konvensional karena bank islam pun sebenarnay memasang bunga. Hanya istilah dan kulitnya saja yang berbeda. Pandangan-pandangan semacam ini tentu tidak membantu untuk menjelaskan kompleksitas keuangan islam yang tidak dapat dipahami tanpa pemahaman secara menyeluruh terhadap agama dan keuangan, sejarah, politik, ekonomi, bisnis dan kebudayaan.

Buku ini telah berusaha untuk memperkenalkan gambaran yang lebih komplit dari keuangan islam dengan menggambarkan berbagai segi yang dimilkinya. Menempatkannya dalam konteks ekonomi global, dan mengeksplorasinya dari prespektif-prespektif empiris, komparatif dan historis. Selain itu, juga mengidentifikasi ekonomi moral, isu-isu cultural, moral hazard islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *