documentation-raker-jabodetabek-2
Tidak Ada Islam Kecuali Dengan Berjamaah

Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Jabodetabek pada Ahad, 7 Oktober 2012 melaksanakan acara Rapat Kerja Regional (Regional) dengan Universitas Ibn Kholdun sebagai tuan rumah. Rapat Kerja Regional ini dilaksanakan di kawasan Kebun Raya Bogor dan dihadiri kurang lebih 15 Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dari sebagian Universitas yang ada di daerah Jabodetabek. Dimulai pukul 09.00 WIB rapat kerja kali ini didesain secara berbeda dari rapat-rapat yang dilaksanakan sebelumnya. Bertempat di area terbuka dengan beratapkan langit dunia dan di atas hamparan taman yang menyejukan pandangan, acara ini mengambil tema green economy.

Acara Rakereg ini diawali dengan sambutan oleh ketua Koordinator Regional Novian Fahmi. Ia menyampaikan bahwa kepengurusan kedepannya akan lebih menekankan kepada evaluasi program kerja yang belum terlaksana oleh kepengurusan sebelumnya dan memiliki fokus utama agar bagaimana seluruh KSEI yang ada di regional Jabodetabek dapat kembali stabil dengan cara melakukanintermediasi antar KSEI di regionalnya. Dilanjutkan dengan sambutan dari Presidium Nasional (Presnas) I Ahmad Baehaqi, ia lebih banyak menekankan untuk dapat mengenal lebih jauh apa itu organisasi FoSSEI, sehingga sebagai anggota para mahasiswa tidak buta dalam melaksanakan kegiatan yang meliputi FoSSEI ini. Berjamaah, pesan kedua yang disampaikan oleh Presnas I, dikutip dari paparan Khalifah Umar Ibn Khottob “لا إسلام إلّا بالجماعة” tidak ada Islam kecuali dengan berjamaah. Dalam pergerakannya diharapkan para anggota FoSSEI dapat menggerakan organisasi ini secara berjamaah, karena bagaimanapun suatu pekerjaan apapun jika dilakukan dengan berjamaah maka hasilnya akan lebih maksimal dan memiliki nilai lebih.

Acara dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah penyelenggara dari pihak Universitas Ibn Kholdun, Fauzan. Lalu pemaparan mengenai alur kaderisasi oleh Presidium Nasional V diwakili oleh Zaeni selaku Presidium Nasional III lebih banyak menekankan kepada alur distribusi keilmuan terhadap setiap anggota yang ada di setiap KSEI, sehingga harapannya setiap kader mendapatkan pendidikan yang sama antar satu universitas dengan universitas lainnya yang ada di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan paradigma bahwa KSEI tertentu saja yang dapat memahami lebih dalam seputar dunia Ekonomi Islam.

Susunan pengurus FoSSEI Jabodetabek mengalami perombakan dengan satu Koordinator Regional, enam staff ahli yang meliputi Sekretaris dan Bendahara, Divisi Srikandi, Keorganisasian, Kaderisasi, Kominfo, Bisnis serta Litbang dan lima Komisariat antar daerah yang meliputi daerah Bogor, Tangerang, Jakarta Timur-Jakarta Pusat, Bekasi dan Depok-Jakarta Selatan. Dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari masing-masing divisi serta ditutup dengan sesi pertanyaan demi mendapatkan saran maupun masukan untuk FoSSEI Jabodetabek agar lebih baik kedepannya.

Meskipun acara sempat terganggu dengan turunnya hujan namun hal tersebut tidak membuat pemaparan program kerja tertunda lama. Harapan dari pelaksanaan Rapat Kerja ini  agar apapun yang telah ditulis dalam program kerja dapat berjalan maksimal serta dapat memberikan hasil yang positif kepada regional umumnya dan kepada setiap anggota KSEI pada khususnya. Setelah seluruh rangkaian rapat usai, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah kepada seluruh pengurus baru FoSSEI Jabodetabek yang hadir sebagai bukti komitmen pengurus untuk bersungguh-sungguh di dalam menjalankan amanah yang diberikan kepada mereka. (Rikza)

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TEMILNAS XX
Mars FoSSEI