Official Site of Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam

JA slide show
 
Rekomendasi Simposium Nasional FoSSEI
Penilaian Pengguna: / 1
Ditulis Oleh Farizal PRESNAS   
Sunday, 18 May 2008

 

SIMPOSIUM NASIONAL EKONOMI ISLAM

Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam

 

Image[fossei.org pekanbaru 16/05/08] Bertempat di kota Pekanbaru, Riau tepatnya tanggal 12-14 Mai 2008, Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) menyelenggarakan sebuah kegiatan berskala nasional dalam rangka memperingati ulang tahun FoSSEI ke-8, yaitu Seminar Nasional yang dilanjutkan dengan Simposium Nasional. Meskipun kegiatan ini hanya dihadiri oleh perwakilan dari 6 Propinsi dari anggota FoSSEI, namun kegiatan ini tetap berlangsung sukses dan meriah.

Hari pertama peserta diajak untuk mengikuti Seminar Nasional bertempat di Aula BI Pekanbaru, dengan pemateri Bpk Ardian Yunanto (Direktorat Kebijakan Pembiayaan Syariah-Depkeu), Bpk Gatot Sugiono (Pimpinan BI Pekanbaru) dan Bpk Irfan Syauqi Beik (Pengamat Ekonomi Islam). Seminar yang bertemakan “Perkembangan Praktek Ekonomi Islam dan Pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi Daerah” ini dihadiri oleh 180 peserta yang mahasiswa, praktisi, akademisi dan wartawan.

Selanjutnya peserta kembali ke penginapan untuk membahas Simposium Nasional dari 3 propinsi di Indonesia yaitu Riau, Sumatera Barat dan Yogyakarta tentang perkembangan dan tantangan ekonomi syariah di masing-masing daerah. Simposium ini menghasilkan beberapa rekomendasi untuk pihak-pihak yang berwenang yaitu antara lain:

REKOMENDASI HASIL SIMPOSIUM EKONOMI ISLAM

 

1.     BI sebagai otoritas perbankan tertinggi di Indonesia mengupayakan pengembangan perbankan syariah dalam bentuk program kerja yang terintegritas.

2.     Melakukan sosialisasi secara Sistimatik dan Holistik guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perbankan syariah.

3.     Segera sahkan RUU perbankan syariah.

4.     Intensifkan peran ulama, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidkan dalam mensosialisasikan  perbankan syariah.

5.     Memasukkan kurikulum Ekonomi islam untuk tingkat pelajar SMP dan SMA.

Esok harinya (13/05) para peserta melakukan aksi damai di bundaran air mancur Pekanbaru sebagai bentuk kampanye nasional ekonomi syariah disertai dengan membawa dan menyerahkan hasil rekomendasi SImposium Nasional kepada BI Pekanbaru dan Gubernur Riau sebagai dukungan dan tekanan kepada mereka untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah, khususnya perbankan syariah.

 

Selain itu, FoSSEI juga melakukan siaran pers dan dialog di RRI Pekanbaru selama satu jam dengan memaparkan perkembangan ekonomi syariah dan mengajak semua masyarakat Pekanbaru untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah dengan salah satu cara yaitu turut menabung di Bank Syariah.

 

Di akhir acara (14/05) kegiatan ditutup dengan peringatan MILAD ke -8 FoSSEI dan sambutan serta dukungan dari perwakilan dari walikota Pekanbaru. Semoga sekelumit kegiatan ini bisa menjadi percikan-percikan kebangkitan ekonomi syariah di Indonesia. Diharapkan untuk FoSSEI masing-masing regional membawa hasil Simposium ini dan menyerahkannya kepada pihak-pihak yang berwenang. [Farizal-COCODA]

 
Sharia Economic Event 2008
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Farizal   
Sunday, 18 May 2008

 

Sharia Economic Event 2008

Sharia Economics as a Solution for better civilization

 

[Fossei.org-Bandar Lampung 07/05/08] Perlunya kaderisasi yang baik dan terstuktur dalam pengembangan sebuah organisasi memang sudah menjadi suatu yang krusial. Terlepas dari apapun tujuan, visi dan misi organisasi yang bersangkutan, dibutuhkan sebuah alur kaderisasi yang matang dan dapat membentuk calon-calon penerus yang berkualitas dari organisasi tersebut.

Selain Proses kaderisasi, adanya sosialisasi atas tujuan dan fungsi dari sebuah organisasi tersebut pun perlu dilakukan. Peran sosialisasi (syiar) kepada masyarakat umum sangat dibutuhkan untuk lebih mengenalkan dan memfungsikan peran organisasi kepada kepentingan umum dan bersama. 

Bertempat di Asrama Haji Bandar Lampung, pada tanggal 3-7 Mei 2008, dengan jumlah peserta sekitar 95 orang yang berasal dari 8 kampus di Lampung (UNILA dan IAIN Raden Intan) Bengkulu (Univ. Bengkulu, Univ. Ratu Samban) dan Palembang (UNSRI, IAIN Raden Fatah, Univ. Muhammadiyah Palembang, PGRI Palembang), Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Sumatera Bagian Selatan (SUMBAGSEL), telah melakukan beberapa kegiatan yang terangkum dalam Sharia Economic Event 2008 dengan tema Sharia Economic as a Solution for Better civilization.

Kegiatan ini terdiri dari beberapa agenda, antara lain adalah Sharia Economic Training (SET). Kegiatan ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan masing-masing Regional  yang bertujuan untuk mencetak mujahid-mujahid ekonomi Islam yang nantinya akan diterjunkan menjadi pengurus-pengurus FoSSEI yang baru baik dalam tingkatan KSEI, komisariat, regional maupun nasional.

Salah satu pembicara dalam kegiatan ini adalah seorang ustadz yang sudah tidak asing lagi yaitu KH. Abdullah Gymnastiar yang memberikan pencerahan bagaimana agar kita bisa menjadi seorang entrepreneur sejati, yang tidak hanya mampu bekerja dan mencari kerja tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak. Selain itu pembicara lain yang turut memberikan materi pada kegiatan ini adalah Sdr. Nedyansyah –mantan KoReg SUMBAGSEL- yang menjelaskan tentang sejarah pergerakan mahasiswa khususnya tentang FoSSEI. Selain dalam bentuk seminar, peserta pun diajak bermain games yang mengasah kepekaan tentang cara berfikir mengenai ekonomi Islam, terlihat peserta sangat antusias hingga ruanganpun sempat gaduh dan sulit untuk ditertibkan. Selain itu ada juga kegiatan qiyamullail dan caraka malam untuk meningkatkan kualitas calon kader FoSSEI yang tidak hanya dalam bidang keilmuan (fikriyah), namun juga rohani (ruhiyah) dan jasmani (jasadiyah) agar terbentuk kader-kader yang militan dan bukan orang-orang yang oportunis.

Setelah dua hari melakukan SET, hari selanjutnya peserta dan panitia mengadakan Kampanye Nasional yang merupakan salah satu program wajib dari FoSSEI untuk tiap-tiap regional yang sudah dideklarasikan pada bulan Februari 2008 lalu di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kampanye Nasional di Regional ini dilakukan dengan menggelar Seminar Nasional tentang Prospek dan Tantangan pengesahan RUU SBSN dan Perbankan Syariah di sesi pertama yang disampaikan oleh Bpk M. Irvan (DPbS BI), Bpk Langgeng (Depkeu) dan Bpk M. Touriq (BAPEPAM-LK) dan Potensi Dana Ummat di sesi kedua yang disampaikan oleh perwaklan dari LAZ Lampung Peduli dan perwakilan dari Asuransi Takaful.

Peserta yang hadir pada Seminar Nasional ini tidak hanya dari kalangan mahasiswa dan peserta SET saja, tetapi ada juga yang berasal dari kalangan pendidik seperti guru dan dosen, juga pengusaha dan pebisnis. Perserta yang hadr cukup antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang terlontarkan dan juga cara penyampaian pembicara yang bersemangat.

Di hari keempat kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Regional FoSSEI SUMBAGSEL yang berlangsung cukup sederhana dan kekeluargaan, berbeda dengan wakil-wakil kita di DPR/MPR sana yang kebanyakan kalau tidak berkelahi ya tidur ketika sidang/musyawarah berlangsung(wallahuálam).

Dari Musyawarah regional ini menghasilkan beberapa keputusan dan rekomendasi untuk MUNAS FoSSEI yang akan diadakan di Univ. Brawijaya Malang pada pertengahan Juli mendatang. Diantara keputusan yang telah dihasilkan yaitu terpilihnya:

1.      Waskito Are dari Univ, Lampung sebagai Koordinator Regional

2.      Holian Asal Univ. Lampung Sebagai KOMSAT Propinsi Lampung.

3.      Pirdiansyah Asal Univ. Bengkulu Sebagai KOMSAT Propinsi Bengkulu.

4.      Aditya Muhlizar Asal Univ. Sriwijaya Sebagai KOMSAT Propinsi Sumatera Selatan

5.      IAIN Reden Fatah Sebagai tuan rumah MUREG tahun depan

6.     Univ. Bengkulu Sebagai tuan rumah RAKEREG tahun depan

7.      Rekomendasi anggota KSEI baru yaitu IAIN Raden Intan dan Univ. Muh. Palembang

8.      Rekomendasi Calon Presidium Nasional

Hari terakhir dari rangkaian Sharia Economic Event 2008 ini, peserta di bawa rekreasi ke salah satu pantai yang terkenal ini dan mempesona di kawasan Lampung untuk lebih merenungi keagungan ciptaan Allah.

Meskipun di awal kegiatan panitia sempat pesimis karena minimnya dana yang ada karena hanya beberapa Bank Syariah yang bersedia menjadi sponsor dengan dana yang tidak terlalu besar, namun panitia tetap bersemangat karena melihat banyaknya jumlah peserta yang siap menggantikan kebanyakan orang-orang oportunis yang saat ini berada di lembaga-lembaga keuangan syariah.

“Sudah saatnya kita menggantikan mereka yang hanya mencari kesempatan dari kondisi yang ada! Yang hanya mau menikmati hasil dari hal yang telah kita kerjakan tanpa adanya dukungan konkrit berupa materi!” tutur Azwar Anas, salah seorang SC dari kegiatan ini.

Semoga sekelumit kegiatan ini dapat menjadi setitik cahaya dan harapan dalam perjuangan menegakkan ekonomi syariah di bumi Indonesia tercinta ini. Ditunggu aksi rekan-rekan FoSSEI regional lainnya loch… Allahu Akbar!!! [farizal-CoCODA]

 

 

 

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 3 dari 29
 

Presnas Kita

rizal Ahmad Fil Ardhi
Kordinator Presnas
Farizal
Presnas B.Cocoda
ibnu Muhammad Ibnu R.
Presnas B.Finance
walid Walid Fajar A.
Presnas B.Regional
angga IBP Angga A.
Presnas B. R & D

Polling

Tema apa yang ingin antum teliti dalam Temilnas 2008:
 

Statistik Pengunjung

Anggota: 213
Berita: 60
Pranala: 0
Pengunjung: 13083

Who's Online

You are here  :Home